Lepas!
Untuk sebuah rasa yang tak kunjung sampai pada pelabuhan.
Untuk sebuah harapan yang tak kunjung jumpa pada kepastian.
Wahaii rasa ingat! Dermaga itu milikNya
Batu karang, pasih putih, dan ombak serangkai pernak-perniknya.
Mana kala pandangan menyingkap tabir yang bersahut
Sementara diam tiada memberi jawaban maupun penjelasan.
Lepas genggaman dari kayuh sampan yang melekat.
Walau tawamu seiring dengannya dalam satu dekap terlaknat.
Bait-bait sajak indah beribu makna
Membawa pikir dan hayal tak karuan
Sementara dibawah langit masih terdengar gemercik air yang mengingatkan tasbih pujian.
Jangan lupa pada daratan meski laut tak bertepi.
Jangan terkubur dalam penantian walau tak ada larangan untuk bermimpi.
Komentar
Posting Komentar